Minggu, 13 April 2008

patahan jiwa


Patahan Jiwa

kabut yang pasti belum terhenti
pada sosok gerimis pagi hari
angin telah lelah hingga ia bersandar
: kayu lapuk mengemas dahan retak
 
terlalu cepat kelopak meniup bunga
hinggaku bersandar kelam patahan jiwa
: h a m b a r
 
 
Ganjuran, 16 agustus 2007

__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around
http://mail.yahoo.com

1 komentar:

  1. selamat pagi,

    nah, makanya pak, kalo cari sandaran tuh yang kuat gitu...
    sabar aja ya.. hehe...

    tapi omong - omong, kuat nggaknya sandaran tuh tergantung loh dari kitanya juga,

    ni puisi sapa ya? bem - bem ?
    ehem, kalo si nunu kayaknya nggak gini de.. tapi ya sapa tau ding dia berubah aliran.

    yang jelas, pada umumnya, puisi ini touching banget...

    bembengkelen

    BalasHapus