| ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Copyright 2002-2009 Friendster, Inc. All rights reserved. U.S. Patent No. 7,069,308, 7,117,254, 7,188,153, 7,451,161 & 7,478,078 800 W. El Camino Real, Suite 170, Mountain View, CA 94040, USA Privacy Policy | Unsubscribe | Terms of Service |
| ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Copyright 2002-2009 Friendster, Inc. All rights reserved. U.S. Patent No. 7,069,308, 7,117,254, 7,188,153, 7,451,161 & 7,478,078 800 W. El Camino Real, Suite 170, Mountain View, CA 94040, USA Privacy Policy | Unsubscribe | Terms of Service |
__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around
http://mail.yahoo.com
Sampai hari ini banyak sekali pendatang baru dibidang musik, berbagai event pun diadakan, misalkan LA indifest, dengan slogan "Sampe mana musik loe didenger", Odol (Indonesia Idol), dll aja deh. Dan yang paling fenonemal banyaknya band baru yang muncul bukan lulusan dari kampus musik tersebut. Band amatir yang kemudian menjadi profesional. Sebut saja D'Masiv, Kata Band, Kangen Band, Kertas, dll aja lagi. Hampir sebagian besar pendatang baru dalam dunia persilatan musik diIndonesia tersebut mengusung tema lagu yang saya bilang lagu cengeng. Sebenarnya bukan pendapat original saya sendiri kok, tetapi saya mengiyakan dan mendukung pendapat tersebut.Kenapa ? saya lihat memang seperti itu kok, bukan berarti saya tidak memiliki pendapat yang ori, tetapi kebetulan sama saja. Mas, cengengnya dimana? Nah ini bagian yang penting, lihat saja lagunya (misal) Ada band dengan judul Haruskah ku mati karenamu, D'Masiv "Cinta Ini Membunuhku". Lihat saja temanya, hampir semuanya mendiskripsikan alur yang sama, ada seorang cowok yang mencintai dengan sangat, sampai apapun dikorbankan, hidupnya, masa depannya, gaya hidupnya, bahkan nyawanya, sampai istilahnya menjadi seorang pambantu (kasarnya budak) ceweknya mau asal bisa berdekatan dengan cewek tersebut, tidak memperdulikan kehidupan dunia ini,bahkan dirinya kecuali hanya sang cewe. Dan lagu jenis ini langsung laku keras, band baru dengan lagu-lagu jenis ini bisa lebih cepat mendapatkan tempat di masyarakat (baca:wanita). Bagaimana dengan band-band yang mengusung tema berkebalikan? misalkan saja Edane "Kau Pikir kamulah segalanya", sampai sekarang tidak ada gaungnya lagi, penjualannya sudah pasti merosot drastis. Beberapa lagu ada band yang berkebalikan juga tidak begitu banyak mendapatkan respon. Sumber informasinya tidak begitu bisa dipertanggungjawabkan secara ilmiah (toh ini bukan karya ilmiah). Saya mendapatkannya dari stasiun radio. Tingkat permintaan lagu-lagu cengeng seperti ini membludak. Bagaimana bisa diketahui ? sebagai catatan, radio dikamar saya tidak pernah mati, 24 jam hidup. Saat ini juga aktif. Karena itu saya bisa mendengarkan lagu-lagu tersebut. Satu lagi, tanya kenapa ?